Chow Chow

chow chow
chow chow

SEJARAH ANJING CHOW CHOW :

Anjing asal daratan Cina yang mendapat julukan Anjing Singa karena bentuknya yang mirip dengan hewan Singa jantan. Diperkirakan anjing ini sudah ada sejak tahun 150 sebelum Masehi, digunakan sebagai anjing penjaga istana dan teman berburu. Selain bulunya, anjing ini memiliki ciri-ciri unik yaitu lidahnya yang hitam/biru tua. Penduduk Cina percaya kalau anjing yang memiliki lidah dengan warna seperti ini memiliki sifat yang sangat setia dan loyal pada majikannya sehingga anjing ini menjadi pilihan favorit bagi negeri itu. Anjing ini juga dikenal sebagai anjing aduan dan dimanfaatkan daging serta bulunya oleh penduduk Cina.

Jangka waktu hidup anjing ini rata-rata mencapai umur 8 tahun, tetapi jika diberi makanan dan pemeliharaan yang baik bisa mencapai umur 10 tahunan. Chow Chow lebih menyukai tempat yang dingin dan mudah sekali untuk kepanasan dan terserang overheat jika diajak latihan ditempat yang panas.

 Chow Chow dikategorikan dalam Group V oleh FCI (Federation Cynologique Internationale) dan oleh AKC (American Kennel Club) dikategorikan sebagai Non-Sporting Dog.
 Secara garis besar, Chow Chow memiliki 2 tipe yaitu tipe Amerika dan tipe Eropa. Tipe Amerika memiliki moncong yang lebih panjang dan lebih tahan udara panas karena bentuk moncongnya yang lebih panjang. Sedangkan tipe Eropa memiliki moncong yang lebih pendek / pesek dan tebal. Tipe Eropa memiliki kulit wajah yang lebih berkerut.
 Bulu Chow Chow harus mendapat perhatian khusus terutama pada bagian dibawah dagu dan leher karena bagian ini sering terkena air pada saat minum. Jika tidak langsung dikeringkan akan menimbulkan Penyakit kulit / serangan jamur pada bagian ini. Jika lingkungan pemeliharaan panas sebaiknya bulu Chow Chow dipangkas pendek agar in tidak sengsara karena udara yang panas.
 Chow Chow memiliki sifat pendendam, anjing ini pada dasarnya dapat rukun dengan anjing trah lain tetapi jika sudah pernah berkelahi maka jangan harap anjing ini dapat rukun kembali dengan musuhnya. Kepada majikannya pun anjing ini tidak akan segan-segan untuk menggigit jika diperlakukan dengan tidak baik.

Penampilan Umum

Memiliki tubuh yang kompak. Sekilas terlihat seperti Singa jantan karena bulu pada bagian depan lebih tebal.

Ukuran

Untuk jantan memiliki tinggi badan 48-56 cm yang diukur dari permukaan tanah sampai punggung, sedangkan betina 46-51 cm.

Kepala

Bagian atas kepala (batok) rata dan lebar dengan sedikit setopan pada perbatasan batok kepala dan hidung. Moncong berukuran sedang dan tebal. Hidung besar. Gusi dan lidah berwarna hitam atau biru tua. Mata berukuran sedang dan berwarna gelap dengan bentuk oval. Telinga menghadap kedepan, berukuran kecil dan tebal, agak membulat pada ujungnya. Gigi menggunting / scissor bite.

Tubuh

Memiliki otot dan tulang leher yang kuat, berukuran sedang. Dada dalam / membusung. Letak ekor tinggi dan terangkat hingga menempel pada punggung.

Bulu & Warna

Memiliki dua tipe bulu, bulu pendek/smooth coated dan Rough. Warna : hitam, coklat merah (red), abu-abu tua (blue), fawn, cream dan putih. Seluruh warna adalah solid.

Kaki

Berukuran sedang, tapak kaki membulat (cat foot), siku kaki belakang cenderung lurus (straight). Memiliki langkah kaki yang pendek dan terlihat agak kaku karena siku belakangnya.

Diskualifikasi / Kesalahan

  • Terlalu banyak kerutan pada muka
  • Bentuk gigi undershoot / overshoot
  • Testikel tidak lengkap
  • Lidah, gusi dan sekitarnya tidak berwarna hitam/biru tua
  • Warna bulu tidak solid / particolor.

1 Trackback / Pingback

  1. asal usul dan sejarah berbagai jenis anjing

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*