American PitBull Terrier

anjing american pitbull
anjing american pitbull

SEJARAH ANJING AMERICAN PITBULL TERRIER :

Nama lain: Yankee’s dog, half and half bull, Pit Terrier, Staffordshire Terrier, American Staffordshire Bull Terrier.

Negara asal: Irlandia, dikembangkan di Amerika.

Warna: all colour accepted, termasuk blue, fawn, putih coklat, putih hitam, red, fawn, red brindle, gold brindle, dark brindle, black and tan, etc

Keistimewaan: pantang menyerah, berani, setia, sangat kuat, serba bisa, playful, memiliki daya tahan yang ekstrim terhadap rasa sakit, dan daya fokus yang istimewa.

Registrasi Indonesia: AKSI (ASOSIASI Kennel SELURUH INDONESIA) Dapat pula diregistrasi di Perkin dengan nama American staffordshire Bull Terrier.

Sekilas tentang APBT

American Pit Bull Terrier merupakan anjing petarung asal Irlandia yang kemudian dibawa oleh imigran Irish ke negara paman Sam pada abad ke 18, APBT kemudian dipopulerkan sebagai anjing petarung dan mencapai puncak kejayaannya di Amerika pada tahun 1800 akhir setelah diperkenalkan sebagai anjing petarung paling efektif oleh Kennel APBT legendaris The Gladstones dan Colby. pertama kali diregister di UKC, organisasi peranjingan yang saat itu didirikan khusus hanya untuk menangani administrasi trah APBT, championship yang pertama kali diselengarakan merupakan kejuaraan yang memperebutkan gelar UKC Champion dalam ujian fighting.

Undang Undang baru di Amerika yang mengilegalkan aktivitas dogfighting di Amerika tidak membuat popularitas APBT surut, kekuatan serta mental juaranya yang begitu kental membuat APBT kembali populer sebagai anjing penjaga, bahkan sifat natural APBT yang sangat senang bermain membuat trah ini begitu populer dikalangan anak-anak pada masa itu terutama ketika stasiun televisi lokal menyiarkan acara televisi berjudul Petey and the gang yang menceritakan tentang persahabatan seekor APBT dan sekelompok anak kecil, saling bahu membahu melewati masalah-masalah dalam kehidupan sehari hari. Kesetiaan Petey si APBT terhadap teman teman manusianya membuat seluruh anak anak Amerika menginginkan seekor anjing seperti Petey.

Selain memiliki kemampuan untuk menarik sebuah mobil SUV, APBT juga memiliki kekuatan tekanan rahang yang konon diklaim mencapai 1,2 ton. Kekuatan fisik yang dimiliki APBT juga didukung penuh oleh daya konsentrasinya yang tinggi sehingga membuat trah ini menjadi pilihan pertama oleh perusahaan pelatih anjing-anjing proteksi di Amerika. Selain sebagai pengawal yang serba bisa, APBT juga sering menjadi pilihan sebagai hadiah natal bagi anak anak yang menginginkan seekor anjing sebagai sahabatnya, para orang tua mempercayakan APBT kepada putra putri kesayangaannya karena selain sebagai pengawal yang dapat diandalkan APBT juga memiliki kecendrungan senang bersahabat dengan anak kecil terutama anak kecil yang aktif dan suka bermain, dikalangan orang tua APBT terkenal sebagai anjing periang dan sulit marah, bahkan saat anak anak menarik-narik ekornya, menungganginya saat bermain koboy-koboyan, atau memukulinya dengan pedang-pedangan kayu saat sedang bermain ‘power rangers’ dengan si APBT. Kenapa APBT diam saja saat diganggu oleh anak kecil, secara genetik APBT membawa darah anjing petarung, seekor anjing petarung yang baik adalah anjing yang bisa membedakan antara agresi dan keisengan semata, oleh karena itu tidak jarang APBT dewasa jantan mengalah saat ditantang berkelahi oleh anjing yang lebih muda usianya atau berkelamin betina, ini bukan karena APBT penakut, karena sejatinya APBT bisa menjatuhkan seekor mastiff sekalipun dalam hitungan menit, tetapi secara natural anjing ini terlalu playful tidak akan menyerang kecuali didorong.

Selain kualitas yang disebutkan diatas, APBT juga memiliki satu kualitas istimewa yang membuat trah ini begitu spesial dibandingkan anjing lain, kualitas ini dinamakan gameness gameness sendiri merupakan istilah dogfighting yang sampai saat ini masih digunakan untuk menjelaskan never give up attitude, toleransi terhadap rasa sakit yang tinggi, stable disposition, kemampuan konsentrasi yang ekstrim, serta kemampuan untuk memutar balikkan keadaan, walaupun praktisi adu anjing sudah tidak marak lagi tetapi APBT tidak pernah kehilangan gamenessnya, karena kualitas dari darah anjing ini dijaga sepenuhnya hanya untuk melestarikan gameness itu sendiri, tanpa gameness seekor APBT tidak bisa disebut correct.

Bagi pembaca www.anjingindo.com yang berkeinginan untuk memelihara APBT, saya sarankan agar memeliharanya dengan tanggung jawab dan kasih sayang, karena kualitas gameness dalam tiap tiap ekor APBT membuat trah ini begitu serius dalam melakukan segala sesuatu, APBT adalah anjing yang akan menyelesaikan apa yang dia mulai atau mati saat mencoba, akan sangat tidak adil apabila kita tidak bisa memberikan tanggung jawab serta kasih sayang besar bagi seekor anjing yang tidak pernah mengerti arti menyerah saat sedang menjalankan tugasnya sebagai seorang sahabat sekaligus pengawal.

Latar belakang tentang isu APBT adalah anjing yang ganas.

Saat itu keresahan pemilik anjing terhadap beberapa kasus penyerangan anjing terhadap manusia.Di gladbach,seorang nenek tua berumur 86 tahun meninggal didepan rumahnya karena diserang anjing.2 bulan kemudian disusul tewasnya seorang anak berusia 6 tahun tewas dengan alasan yang sama di Berlin.Tak pelak 2 kasus itu membuat para pemilik anjing dan pihak – pihak lain was – was. Mereka mengunci diri di rumah selama beberapa waktu. Pencarian pun dilakukan petugas dengan menggunakan helikopter para petugas berusaha keras mencari anjing – anjing pembunuh tersebut.keadaan tersebut dimanfaatkan oleh pihak yang menentang keberadaan anjing lalu anjing pun dijadikan kambing hitam dan menyebar menjadi isu nasional.

Anjing yang termasuk kelompok pencarian adalah American Staffordshire Terrier, Pit Bull Terrier dan Staffordshire Bull Terrier. Ternyata tak berhenti sampai disitu saja.kelompok yang masuk ke 2 adalah Tosa Inu, Dogue De Bordeaux, Kangal, Mastino Napoletano, Mastiff, Fila Brasileiro, Bandog, Dobermann, Rottweiler, dll. Lalu tersebarlah sebuah rumor bahwa anjing yag berukuran 40 cm atau lebih harus dilenyapkan.di Amerika sekitar tahun 80 an terlintas sebuah pertanyaan “mengapa APBT mendapat anggapan kurang baik bagi masyarakat awam?” . Pada tahun 80 an dari hasil penyelidikan ada beberapa kejadian penyerangan anjing terhadap manusia dan di amerika para petugas polisi mendapat kesulitan untuk membedakan beratus – ratus ras anjing tersebut yang dikarantina.Beberapa diantaranya sempat digolongkan sebagai anjing Pit Bull.dan juga kepolisian sulit untuk membedakan anjing jenis APBT,Amstaff, Staffy Bull.

Beberapa orang menganggap semua anjing agresif adalah Pit Bull. Ditambah lagi dengan publikasi besar – besaran di beberapa surat kabar. Padahal di tahun 1890 – 1948 trah ini paling populer dan sangat disukai di amerika.bahkan ada suatu kejadian, seekor Labrador Retriver menyerang seorang polisi dan pemberitahuan di media masa,anjing tersebut digolongkan dalam trah Pit Bull.anehnya lagi,seekor Golden Retriver menyerang petugas polisi dan di media masa ditulis yang menyerang polisi tersebut adalah Pit Bull baster Collie.

Harapan saya adalah agar para breeder/penggemar anjing jangan mudah tertipu oleh isu – isu yang berkata bahwa APBT adalah anjing yang jahat.karena pembentukan karakter pada APBT tergantung dari kita sebagai majikan yang akan mengajari APBT tersebut mau diapakan APBT tersebut bila sudah dewasa. APBT juga anjing yang mudah diajari dan memiliki kemampuan – kemampuan istimewa seperti anjing pekerja dll.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*